Selasa, 22 September 2015

Mesjid Agung Semarang

Tidak ada komentar:
Salah satu tempat ibadah umat Islam di Kota Semarang, yang juga dijadikan sebagai destinasi wisata ‘recommended’ untuk dikunjungi. Saya sendiri, benar-benar mengagumi keindahan rumah Allah ini.
Maka nikmat Tuhan manakah yang harus didustai?
Salah satu tempat ibadah umat Islam di Kota Semarang, yang juga dijadikan sebagai destinasi wisata ‘recommended’ untuk dikunjungi. Saya sendiri, benar-benar mengagumi keindahan rumah Allah ini.
Maka nikmat Tuhan manakah yang harus didustai?

Minggu, 28 Desember 2014

Bermain dengan Alam

Tidak ada komentar:
Salah satu kegiatan yang paling saya gemari ketika mulai penat dengan rutinitas adalah bermain dengan alam. Ya seperti mendaki atau menjelajah di dalam hutan. Karena alam memberikan suasana berbeda yang mampu meneduhkan. Ia membuat hati terasa lapang. Alam itu tampil sederhana dan apa adanya. Kesibukan di dalamnya itu alami. Jauh berbeda dengan aktifitas manusia di kota yang semberawut dan menjenuhkan isi kepala.


-28 Desember 2014-
Salah satu kegiatan yang paling saya gemari ketika mulai penat dengan rutinitas adalah bermain dengan alam. Ya seperti mendaki atau menjelajah di dalam hutan. Karena alam memberikan suasana berbeda yang mampu meneduhkan. Ia membuat hati terasa lapang. Alam itu tampil sederhana dan apa adanya. Kesibukan di dalamnya itu alami. Jauh berbeda dengan aktifitas manusia di kota yang semberawut dan menjenuhkan isi kepala. -Curug Lawu, Jawa Tengah, 28 Desember 2014-

Kamis, 26 Juni 2014

Liburan Sejuk Ke Dieng Plateau

2 komentar:
Suatu hari, saya bersama teman-teman dan kakak kelas di kampus mengunjungi salah satu objek wisata yang ada di Jawa Tengah, Dieng Plateau namanya. Objek wisata ini sudah lumayan terkenal di sini, banyak orang baik para wisatawan luar kota, para mahasiswa, atau bahkan keluarga yang menghabiskan waktu ke sini untuk berlibur. Dieng ini merupakan salah satu daerah dataran tinggi di Jawa yang cuacanya sangat sejuk, dan menjadi salah satu desa tertinggi di pulau ini. Cukup seharian saja jika ingin berlibur hemat ke sana tanpa harus menginap, meskipun agak lumayan melelahkan.

Minggu, 13 April 2014

Sesekali, Lihat lah Ke Bawah.

1 komentar:
Saya merasa beruntung, terlahir dari keluarga yang (lumayan) bisa dikatakan hidup berkecukupan. Meskipun tidak terlalu kaya, saya dan keluarga masih bisa makan makanan yang enak, tinggal di rumah yang nyaman, bisa sekolah, dan masih bisa membeli apa yang dibutuhkan. Alhamdulillah.

Pagi tadi saya berjalan kaki bersama teman kos hendak ke pasar minggu, ini kali pertama saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa ada orang-orang yang hidupnya sangat tidak layak. Mereka tinggal di emperan jalan, di halaman kosong gedung-gedung tua kampus Undip, dan di sana mereka membangun rumah mereka (yang menurut saya tidak bisa dikatakan sebagai rumah), tinggal bersama keluarga kecilnya. Dan kondisi seperti ini tidak pernah atau (mungkin) belum saya temui di Aceh. Sungguh saya takjub!