Senin, 25 Februari 2013

Kata-kata

Tidak ada komentar:
Saat ini aku hanya bisa terdiam dari kata-kata
Karena kata-kata pun seakan-akan sulit mendeskripsikan rasa
Karena rasa itu terlalu rumit, untuk dipahami, untuk didalami

Jika kata-kata mampu melukiskan semua, apa yang harus aku katakan?
Bahwa aku sungguh merasakan jiwa ini sepi?
Bahwa aku yang tidak mampu memahami kemauan hati?
Bahwa aku yang penuh dengan kebimbangan?

Ah, sudahlah
Terkadang kata-kata juga sering kali berbohong
Rumit dan tidak bisa dipahami

Minggu, 24 Februari 2013

Sarjana itu pilihan-pilihan :)

4 komentar:
Ada kelegaan tersendiri ketika saya berhasil mendapatkan gelar sarjana. Ya, tepat tanggal 13 Februari 2013 lalu saya resmi mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi setelah 4 tahun 3 bulan kuliah di Fisip Unsyiah. Lega, sangat lega. Terlebih lagi ketika saya bisa membuat kedua orang tua bangga setelah berhasil menyandang predikat "cum laude" dengan ipk yang alhamdulillah memuaskan :)

Yah, bagi saya predikat itu cukup menjadi sebuah penghargaan untuk jerih payah yang telah saya lakukan selama ini, dan untuk kedua orang tua saya. Namun, kelegaan setelah berhasil menyelesaikan studi tersebut belakangan ini justru menjadi tanggung jawab baru untuk saya. Bukan berarti ketika kuliah di jenjang S1 ini selesai, saya bisa bersantai-santai dan duduk manis menikmati itu semua. Owh, tentu saja tidak. Dengan titel S.I.Kom yang telah melekat manis di belakang nama saya tersebut, saya justru mendapatkan tanggung jawab baru untuk membuktikan agar titel itu sia-sia. Saya tidak ingin menjadi pengangguran...

Sabtu, 22 Desember 2012

Alhamdulillah, Sarjana :D

1 komentar:
Alhamdulillah, akhirnya sidang juga. Saya lulus dan berhasil mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi. Namun ada sedikit hal yang membuat saya merasa kecewa, karena judul  penelitian saya dianggap salah oleh salah seorang dosen penguji, yang padahal menurut pembimbing saya sudah benar. Menurut pemahaman beliau, penelitian analisis framing yang saya geluti itu bukan seperti itu, tapi tekniknya beda. Dan itulah yang membuatku sedikit pusing, karena saya berpedoman pada penelitian terdahulu dari universitas yang cukup berkompeten di bidang itu. Ntahlah, mungkin inilah tantangan setelah sidang. Apalagi, penelitian itu adalah penelitian baru yang belum pernah ada di kampus saya sebelumnya. Sedangkan dosen yang berkompeten di bidang tersebut sangatlah kurang. Tugas saya sekarang adalah untuk memberi pemahaman kepada penguji tersebut, sesuai dengan arahan dan saran dari dosen pembimbing. Semoga saja diberi solusi yang baik, sehingga saya bisa wisuda bulan dua ini. Amin.
But, over all. I thanks to Allah SWT, my family and all my best friends :D




Selasa, 06 November 2012

Balada Skripshit! -Part 1-

3 komentar:

September 2012, sedikit demi sedikit aku mulai mengajukan revisian skripsiku ke dosen pembimbing. Setelah mengikuti seminar proposal bulan Juli lalu, aku harus merombak dari nol  kembali proposal penelitianku itu. Dalam seminggu, aku harus mencari data, objek penelitian dan judul yang tepat untuk penelitianku ini. Dan akhirnya, judul yang diterima adalah tentang "Analisis Framing Berita Pemukulan Irwandi Yusuf di Surat Kabar Serambi Indonesia dan Rakyat Aceh". Dua bulan aku fokus merevisi dan konsul ke dosen pembimbing kedua ku. Dan alhamdulillah, hanya empat kali konsul, aku langsung bisa melakukan penelitian data primer dan mempersiapkan list wawancara.

November 2012. Ternyata penelitian itu gak semudah yang dibayangkan. Banyak hambatan dan kemudahan yang aku dapatkan secara bersamaan. Seharusnya, saat ini aku bisa fokus melakukan penelitian skripsiku. Hanya saja, selama ini ada sedikit hambatan yang menghambat  proses penelitianku. Data yang aku perlukan, yaitu koran-koran edisi akhir Juni 2012 susah didapat. Arsip-arsipnya tidak ada di kantor redaksinya, aku harus bersabar menunggu arsip yang ada di perpustakaan, yang kabarnya sedang dijilid di percetakan. Belum lagi dosen pembimbing yang sibuk dan tidak ada di tempat, juga urusan surat-surat penelitian yang sangat lambat diproses di akademik kampus. Dua kata untuk segala hambatan ini, tetap USAHA dan SABAR. 
Yah, Tantangannya adalah sejauh apa kita mampu memanfaatkan peluang dan kemudahan yg ada, utk meminimalisir hambatan-hambatan itu. Beruntung, banyak pihak yang mau mendukung dan membantu proses penelitianku, pihak-pihak media pun tidak terlalu mempersulit. Alhamdu-lillaaaaaah...:D