Makna khimar sebagai penutup kepala perempuan muslim saat ini sudah sangat berubah. Di luar dari esensi dasarnya sebagai tuntutan kewajiban, khimar sekarang ini dapat dimaknai sebagai nilai-nilai simbolik, kepentingan, dan juga trend budaya. Makna berkhimar kini kian dibentuk sesuai dengan adanya kepentingan bisnis di belakangnya. Sehingga sekarang ini yang terlihat adalah overproduksi bahkan overkonsumsi terhadap praktik berjilbab/menutup aurat. Masyarakat kini dijebak, dalam trend budaya yang akan diproduksi terus-menerus. Sehingga berjilbab, menutup aurat, pada akhirnya bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban beragama, akan tetapi memenuhi tuntutan dari desakan trend yang terus berkembang.
Selasa, 01 Januari 2019
Selasa, 25 Desember 2018
APAKAH KAMU ORANG YANG GUGUP KETIKA BERKOMUNIKASI? ITU ARTINYA, ADA KELAINAN PADA KOMUNIKASIMU
.Hari ini adalah hari yang sangat penting. Tidak boleh, aku tidak boleh merusaknya. Ah, tapi apa yang ada di hadapanku saat ini begitu mengerikan. Tatapan-tatapan itu sangat mengganggu, mereka seperti ingin melumatku saja! Apa yang harus aku katakan? Rasa-rasanya pikiranku mendadak hilang dari tempatnya. Mataku pun mulai terasa berkunang-kunang. Tanganku dingin tidak karuan. Aku mual! Sungguh, rasanya aku ingin muntah saja.”

Selasa, 18 Desember 2018
McDonaldisasi Masyarakat: Peradaban "Masyarakat" nan Praktis dan Hilangnya NIlai-nilai Kemanusiaan.
Sadarkah kita? Jika saat ini, masa dan perubahan peradaban manusia sedang berkembang dengan sangat drastisnya?.
Ada masa-masa di mana manusia belum pernah mengenal dengan istilah kecanggihan teknologi. Masa di mana peran manusia sebegitu besarnya dilakukan tanpa harus dibantu oleh kecanggihan teknologi. Yang kata orang-orang saat ini, masa-masa tradisional, konvensional, tanpa dihantui dengan istilah-istilah modernitas.
Senin, 09 April 2018
[BILLINGUAL] Borubudur Temple: One of The Greatest Temple in World
It was so pleasure I was given the opportunity to visit one magnificent masterpiece - Borobudur Temple - in Magelang City, Central Java. No mistake I mention this temple as a work of extraordinary, since before I arrived to its location, from a distance I have seen how sturdy and perfect the building. Moreover, when I entered the courtyard of this temple, I constantly mumbled that so beautiful and majestic a temple that I think it is unlikely this can be created by a group of humans. So it is true, if this magnificent building is worth to be as one of the seven wonders of the world among other buildings.
Langganan:
Postingan (Atom)